KAUR, FAST RESPONS .COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur, Dr. Nasrur Rahman, S.Hut., M.Si., melaksanakan Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Al Ikhlas, Desa Talang Jawi I, Kecamatan Padang Guci Hilir.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Kaur yang digelar untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Sekda hadir didampingi Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ujang Safiri, S.IP, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran jajaran OPD tersebut bertujuan untuk menyerap dan mencatat aspirasi masyarakat secara langsung agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai bidang masing-masing.
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Kaur, Gusril Pausi, yang belum dapat hadir karena sedang menjalankan tugas kedinasan di Jakarta. Sementara itu, Wakil Bupati Abdul Hamid pada waktu yang sama memimpin tim Safari Ramadhan di Kecamatan Semidang Gumay. Pembagian waktu ini dilakukan agar seluruh wilayah dapat dikunjungi secara bersamaan selama Ramadhan.
Sekda menegaskan, Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk hadir langsung di tengah masyarakat, mempererat kedekatan, sekaligus menjaring aspirasi warga.
“Kehadiran kami bersama jajaran OPD bertujuan untuk mendengar langsung masukan dan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, setiap usulan dapat dicatat dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing” katanya.
Pada kesempatan itu, Sekda juga memaparkan capaian satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kaur yang baru menjabat dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Meski tergolong singkat, sejumlah strategi program telah berjalan dan mulai dirasakan manfaatnya.
Salah satu program unggulan adalah 1 juta bibit gratis yang saat ini telah memasuki tahap pertama penyaluran. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui penguatan sektor pertanian.
Sekda mengimbau masyarakat Kecamatan Padang Guci Hilir yang belum menerima bantuan agar segera membentuk kelompok tani dan mengajukan usulan resmi. Nantinya bantuan, petugas akan melakukan verifikasi lapangan sebelum disalurkan. Program ini akan terus bergulir selama lima tahun ke depan.
Selain itu, program bus sekolah juga terus berjalan dan mengalami penambahan armada melalui dukungan kementerian terkait serta bantuan dari Pemerintah Provinsi. Program ini diharapkan membantu pelajar, agar dapat berangkat dan pulang sekolah dengan aman dan nyaman.
Sekda juga menjelaskan adanya program pusat berupa Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin kategori desil 1 dan 2. Program ini bertujuan memberikan akses pendidikan yang layak sekaligus memutus rantai persahabatan. Untuk mendukung pelaksanaannya, pemerintah pusat menggelontorkan anggaran sekitar Rp250 miliar.
Tak hanya itu, program Kampung Nelayan Merah Putih juga menjadi sorotan. Program yang kini viral di jagat maya tersebut menghadirkan tempat sandar kapal yang dijadikan spot wisata, guna meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir di Desa Merpas, Kecamatan Nasal.
“Program Kampung Nelayan Merah Putih ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Kaur” ungkap Sekda.
Lebih lanjut ia menambahkan bahwa salah satu keberhasilan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati adalah penuntasan proyek SUTT 150 KV dan Gardu Induk. Dengan selesainya dua proyek tersebut, Kabupaten Kaur kini telah lepas dari krisis listrik yang sebelumnya menjadi persoalan utama.
“Dengan tuntasnya SUTT 150 KV dan Gardu Induk, kebutuhan daya listrik di Kabupaten Kaur sudah terpenuhi. Meski demikian, bukan berarti tidak akan terjadi pemadaman sama sekali, namun setidaknya dapat diminimalisir dan kondisi kelistrikan jauh lebih stabil” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga mengharapkan dukungan masyarakat Padang Guci Hilir untuk membantu pemerintah daerah menuntaskan persoalan peternakan yang dilepasliarkan. Ia menegaskan bahwa Peraturan Daerah (Perda) tentang penertiban ternak saat ini sedang dijalankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
“Kami meminta dukungan masyarakat agar permasalahan ternak yang dilepasliarkan ini bisa dituntaskan bersama. Tanpa dukungan warga, tentu pelaksanaannya tidak akan maksimal dan pemda kaur menargetkan permasalahan hewan ternak tuntas di tahun ini” tegasnya.
Melalui Safari Ramadhan ini, Sekda berharap komunikasi antara pemerintah dan masyarakat semakin erat serta terbangunnya sinergi yang kuat dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga situasi yang aman serta kondusif selama bulan suci Ramadhan.
Sementara itu, Kepala Desa Talang Jawi I, Yusman menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Kaur yang telah melaksanakan Safari Ramadhan di desanya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyambutan maupun penyajian hidangan terdapat kekurangan, meskipun pihak desa telah berupaya semaksimal mungkin.
“Kami sudah lama berharap desa kami menjadi lokasi Safari Ramadhan, dan alhamdulillah di tahun 2026 ini Desa Talang Jawi akhirnya menjadi lokasi. Inilah desa kami dan masjid kami apa adanya” ungkap Kepala Desa.
Kegiatan Safari Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada Masjid Al Ikhlas berupa uang senilai Rp5.000.000. Selain itu, juga diserahkan bantuan kepada 20 mustahik dari Baznas Kabupaten Kaur.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Khilman Marbun, M.HI, yang mengajak jamaah untuk meningkatkan keimanan dan memperkuat kebersamaan selama bulan suci Ramadhan.(ADV)

















