BENGKULU UTARA, FR.Com – Kepolisian Sektor (Polsek) Air Besi bergerak cepat menindaklanjuti keresahan masyarakat terkait aksi viral sekelompok remaja yang menyamar sebagai pocong untuk menakut-nakuti pengguna jalan di Jalan Lintas Bengkulu–Arga Makmur, Desa Air Napal, Kecamatan Air Napal.
Dipimpin langsung oleh Kapolsek Air Besi, IPDA Rendy Saputra, S.H., personel kepolisian berhasil mengamankan enam orang remaja yang terlibat dalam aksi tersebut. Di hadapan petugas, keenamnya mengakui bahwa perbuatan tersebut sengaja dilakukan demi konten atau sekadar menakut-nakuti para pengendara yang melintas di malam hari.
Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan mentolerir segala bentuk tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Setiap tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan, kenyamanan, dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Bengkulu Utara akan kami tindaklanjuti secara cepat, tegas, dan profesional,” ujar AKBP Bakti Kautsar Ali.
Setelah diamankan ke Mapolsek, keenam remaja tersebut diberikan pembinaan fisik dan mental serta diwajibkan membuat surat pernyataan tertulis berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan mereka. Usai menjalani proses pembinaan, para remaja tersebut dikembalikan kepada orang tua masing-masing dengan disaksikan oleh perangkat desa setempat.
Mengantisipasi kejadian serupa, Polres Bengkulu Utara mengimbau keras kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari. Langkah ini dinilai penting demi menjaga keselamatan para remaja itu sendiri sekaligus mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh pengguna jalan. (Eldaa)

















