BENGKULU, FAST RESPONS.COM – Sejumlah pelaku usaha di kawasan Jalan KZ Abidin 1, khususnya di sekitar area samping gang Toko New Khatulistiwa, mengeluhkan maraknya pedagang kaki lima (PKL) yang menggelar lapak secara liar di depan ruko mereka. Keberadaan para PKL yang semakin tidak terkendali ini mulai mengganggu aktivitas operasional toko dan memicu konflik sosial di lapangan.
Perwakilan salah satu pengusaha ruko terdampak, Indah, mengungkapkan bahwa situasi di kawasan tersebut kian kondusif dalam beberapa hari terakhir. Lapak PKL kini tidak lagi hanya satu baris, melainkan sudah mencapai 2 hingga 3 lapis, memanjang dari depan toko hingga ke area belakang.
“Kami sangat terganggu karena akses keluar masuk barang dari gudang sekarang terblokir total oleh lapak-lapak tersebut. Saat kami mencoba menegur atau tidak memberikan izin, oknum ibu-ibu yang berjualan di sana justru marah-marah dan memaksakan kehendak untuk tetap membuka lapak,” ujar Indah dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Indah menjelaskan bahwa para PKL tersebut menggunakan modus dengan mengklaim bahwa posisi jualan mereka berada di area sebelum trotoar, sehingga merasa tidak melanggar aturan fasilitas umum. Mirisnya, beberapa oknum PKL bahkan mencatut nama pemilik ruko dengan berdalih sudah mengantongi izin sepihak.
“Mereka beralasan tidak berjualan di atas trotoar. Ada juga yang mengaku sudah diizinkan oleh pemilik toko, padahal kami dari pihak manajemen dan pemilik ruko sama sekali tidak pernah memberikan izin tersebut. Dari awalnya hanya satu lapak, sekarang terus bertambah dan berlapis-lapis tepat di depan pintu ruko kami,” tambahnya.
Kondisi ini jika dibiarkan berlarut-larut dikhawatirkan dapat mematikan roda bisnis pelaku usaha toko yang telah membayar pajak resmi, serta berpotensi menimbulkan gesekan fisik antara pekerja toko dan para pedagang kaki lima.
Pihak pelaku usaha mendesak Pemerintah Kota setempat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk segera turun ke lapangan guna melakukan penertiban secara tegas demi mengembalikan fungsi akses jalan dan ketertiban kawasan niaga Jalan KZ Abidin 1. (Eldaaa)
